fbpx

Call us:  +62 081 6533 777

Bab 2-Wudjud Tenaga jang dinamakan Magnetisme Peribadi

Para sardjana dan pudjangga dan filsuf-filsuf masjhur telah asjik mempeladjari magnetism peribadi dan metjoba menerangkan wudjud dari tenaga ini. Mula-mula mereka berusaha membuktikan, bahwa magnetism memang ada, dan kemudian kenjataan-kenjataan yang mereka ketemukan itu mereka sesuaikan dengan teori-teori jang ada. Dalam hubungan ini kita sebut Pascal, Kant, Schopenhauer, dan tidak disebutnja nama-nama lain, hendaknja diartikan , bahwa djumlahnja terlalu banjak untuk disebutkan stau demi satu. Tenaga magnetism ini menurut mereka disebabkan oleh pikiran ada pula jang mengatakan bahwa magnetism peribadi adalah semata-mata pengendalian diri sendiri(penguasaan hawa nafsu), dan ada jang menganggap magnetism peribadi ialah kemauan jang bertindak diluar badan. Para arif di India menjatakan bahwa tenaga ini bisa ditimbulkan dengan menuntut kehidupan seorang pertapa, ada jang menjatakan , bahwa tenaga magnetism masuk kedalam diri manusia ber-sama-sama dengan udara jang dihirupnja. Ada pula diantara mereka jang menegaskan bahwa untuk memperkembangkan tenaga gaib ini diperlukan wadat(tidak kawin) dan tak makan daging(vegetarianisme)

Kebanjakan orang berpendapat bahwa magnetism peribadi ini bersumber pada zat tjair magnetis, suatu zat jang halus sekali dan tak tampak mata, akan tetapi jang terdapat diaman-mana di seluruh alam, didalam dan disekeliling planit-planit termasuk bumi.

Membantah atau membahas setjara kristis segala matjam teori-teori ini akan memerlukan banjak tempat dan lagi akan sia-sia belaka.Praktek menundjukan bahwa hidup asketis(pertapa) taka da sangkut-pautnja dengan magnetism, karena banjak orang jang magnetis menuntu penghidupan biasa,kawin, menikmati kesenangan -kesenangan dunniawi dan makan daging pula. Betapapun kita menghormati dan menghargai tjara hidup aksetis dan vegetaris, namu kita tak menghubungkan ini dengan magnetism. Demikian pula kita tak akan membahas , aka tetapi djuga tak akan menolak sama sekali teori tentang zat tjair magnetis.

  • Penglaman menundjukan bbahwa manusia memiliki tega-getara gaib, jang berpengaruh kepada sembaran makhluk. Tegnaga atau kekuatan ini dinamakan magnetism, karena mirip dengan gelombang-gelombang adjaib-gaib jang di pantjarkan dari besi-magnit(besi berani), akan tetapi magnetism taka ada hubungannja dengan tenaga-magnit dan djuga tidak dengan listerik.

Magnetisme peribad adalah suatu tenaga-getaran dari daerah dan bidang jang belum dieketahui orang. Guru besar Inggeris masjhur, Sir William Crookes membuat perbandingan seperti dibawah ini, untuk menundjukan daerah-daerah getaran mana jang tak bisa dirasakan (diindera) oleh pantja -indera kita. Biarkan sebuah bandul mengajun satu kali setiap detik (sekon) diudara. Apabila kita melipatkangandakan djumlah pukulan, maka kita mendapatkan serangakaian getaran-getara seperti berikut:

 

Kita lihat getaran-getaran mana jang bisa ditanggapai (didengar) oleh telinga. Getaran-getaran itu kita namakan suara (bunji), sedangkan getaran jang bisa ditanggapi oleh mata dianamakan tjahaja. Akan tetapi sesunguhnja masih banjak daerah-daerah getaran yang di tandai dengan perkataan “tak dikenal”, karena meskipun ada, namun sampai sekarang tak bisa ditanggapi oleh pantjaindera manusai dan djuga tak bisa ditjatat oleh alat-alat ilmiah. Namun , betaran-getaran ini mempengaruhi hidup dan badan kita setjara misterius hanja sadja kita tak  mengetahui bagaiman udjud pengaruhnja itu. Bukankah pengaruh-pengaruh getaran-getaran inilah jang memungkinkan burung-burung merpati sanggup menemukan Kembali pegupannja, setelah berhari-hari lamanja disekap dalam sangkar-sangkar jang tertutup dan kemudian dilepaskan dari tempat jang djauhnja beratus-ratus kilometer. Berdasarkan keterangan-keterangan diatas, adalah tak pada tempatnja untuk tak pertjaja akan adanja tenaga jang dinamakan magnetism peribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories