fbpx

Call us:  +62 081 6533 777

Tenaga jang positif

Tenaga magnetis terdiri dari dua arus, jakni aurs positif jang bersifat membangunkan, memabangkitkan dan memberi raa kuasa; arus negative jang merusak dan menekan, Djika sjaraf sseorang dikuasai oleh arus negative, ia kan merasa tertekan, lemah dan kadang-kadang ingin melawan orang jang setjara positif mempengaruhi dia. Ada dua matjam manusai negative serperti djuga ada dua matjam manusai positif. Ini tergantung kepada watak seseorang.

Karena pengetahuan tentang tenaga positif dan negative adalah sangat penting, maka kita kan melukiskan wakil-wakil dari kedua matjam golongan manusai itu.

Orang jang sungguh negative selalu merasa tertekan dan lemah -lunglai. Mungkin, bahwa ia ingin mengatasi tenaga negative itu untuk dirobahnja mendjadi tenaga positif akan tetapi tanpa bantuan ini sukar bisa dilaksanakan. OPrang demikian ini merupakan gangguan bagi lingkungannja dan pengaruhnjapun negative, menggelisahkan. Anda aka merasa bahwa ia menjerap tenaga anda dan anda ingin sekali mendjauhi dia, karena ia merampas sesuatu dari diri anda tanpa memberikan kembali apa-apa kepada anda. Tenaga positif andapun tak bisa mempengaruhi dia, karena tenaga negatifnja akan melenjapkan pengaruh positif itu. Ia sangat gojah dan gelisah. Pikiran-pikiran dari bawah- sadarnja jang serba negative, leluasa menguasai akanja dan melumpuhkan kemauannja. Hanja denganmemudji-mudhi sifat-sifatnja jang negative itu dan memberi umpan pada sifat-sifatnja jang serba mementingkan diri dan kepada nafsu-nafsunja, kita masih bisa bergaul dengan dia. Oleh karena itu, sebaiknja ialah mendjauhi orang-orang semtjam itu, Inilah tjontoh jang harus mendjadi peladjaran jang pahit bagi kita.

Kita tak boleh membiarkan nafsu kita menguasai pikiran kita, Kita tak sadja harus menekan kekuaasaan-kekuasan jang negative ini, akan tetapi djuga harus mengahanjutkannja kedalam arus-arus jang positif.

Demikianlah luksan manusia negative jang tidak ada daja menariknja sama sekali. Akan tetapi ada juga manusia-manusia negative jang tak menarik,akan tetapi juga tidak menolak .Mereka bisa menaggapai arus-arus positif, dan mereka bitu merupakan tenaga-tenaga pembantu jang baik dan berguna. Mereka sendiri tidak memantjarkan  arus positif. Mereka adalah pekerdja-pekerdja tekun, jang mudah dipengaruhi oleh gagasan-gagasan baru dan kerena itu mudah diperintah, asa tajara memerintahnja tjukup positif. Mereka suka menolak arus positif anda, dan sikapnja jang ragu-ragu menandakan bahwa dalam dirinja taka da daja dan kekuatan.

Ada pula manusia positif, jang menghambur-hamburkan kepositifannja. Mereka setjara tak-sadar ingin melakukan perbuatan-perbuatan jang penting dan besar, melaksanakan karja-karja utama, aka tetapi karena kemauannja lemah, mereka melepaskan begitu sadja tenaga-tenaga poisitif ini atau membiarkannja orang lain memetic hasilnja. Mereka itu misalnja adalah sardjana sardjana besar jang dalam  kamar kerdja/beladjarnja mengadakan penemuan-penemuan dan melaksanakan pekerdjaan -pekerdjaan orhani jang berat-berat dan berhasil oula membantu masjarakakt madju selangkah kearah ahri kemudian jang lebih baik. Akan tetapi diluar kamar kedjanja mereka tak berdaja, lemaah seperti kanak-kanak, karena tak mempunjai tjukup kemauan.

Orang-orang demikian ini membiarkan beberapa buah pikiran tertentu mengambang dalam akal atau dalam bawah sadarnja. Buah-buah pikiran ini mendjadi besar dan berkuasa, dan mempesona orang-orang karena ketjermerlangannja. Akan tetapi buak pikira-pikiran ini menjerap segala tenaga magnetis; buak pikiran-pikiran ini diberi makan dengan merugikan segal getaran-getaran lain dan kadang-kadang merampas arus jang begitu diperlukan oleh sjaraf-sjaraf. Memang, mereka itu manusia-manusia positif jang memiliki tenaga-tenaga positif. Namu kita menganggap mereka itu sebagai orang-orang jang kurang tjerdik, jang menghambur-hamburkan teanga positifnja, karena hanja mengutamakan beberapa pikiran-pikiran baik jang mengambang dalam akan dan bawah sadarnja. Sudah barang tentu bahwa orang-orang jang demikian itu apabila tidak hati-hati bisa mendjadi gila. Karena jarak antara keadaan mereka dan kegilaan tak djauh lagi.

Apabila orang-orang demikian itu tak bisa menguasai buah pikirannja, maka merekalah jang dikuasai oleh buah pikiran-pikiranja sehingga sjaraf-sjarafnja jang lemah dan bawah sadarnja trantjam oleh pengaruh raksasa jang dipelihara setjara istimewa dan tidka wadjar itu.

Achirnja manusia positif jang boleh kita djadikan teladan.

Kita hendaknja memeriksa dan mengamatai manusai ini dengan seksama, memandang Tindakan-tindakan nja dan tjara ia menggunakan tenaganja. Manusia jang magnetis-positif bisa menguasai dirinja sendiri. Dengan demikian ia mempunjai kelebihan jang lebih unggul daripada manusia-manusia lain, jang bergentayangan disekitarnja, gelisah,bingung,jang tak cukup mempunjai dan menguasai getaran-getaran pikiran. Manusia positif ini menimbulkan rasa pertjaja, jang mberi pula rasa rasa pertjaja dan rasa tenang, tenteram keapda orang-orang jang dihadapinja. Ia taka da sifat-sifat jang istimewa, karena tenaga magnetis jang memberiknja kekuasaan tak bisa di raba oleh pantja indera manusia.Akan tetapi stjara instinktif anda merasa bahwa orang(jan positif) ini lebih unggul daripada anda. Dimaa letak keunggulannja? Apa jang dipertjakapkan oleh orang itu biasa sadja. Gagasan-gagasan jang dikemukakan tidak istimewa. Gerak-geriknja biasa pula. Anda akan menganggap dia sebagai orang biasa pula, seandai tak ada sesuatu jang gaib pada dirinja jang menarik Anda.BAgaima tjara ia menarik Anda? Entahlah, tapi anda sudah terpesona oleh tenaga postifnja.

Apabila anda  hendak melukiskan sifat-sifat orang-orang jang positif itu, sifat pertama jang menjolok ialah, bahwa pandangan matanja tadjam. Ia memandang anda tegas-tegas, aka tetapi tanpa menimbulkan rasa gelisah. Itulah djusteru rahasianja! Djika orang biasa menatap anda dengan pandangan-mata tegas tadjam, anda mungkin ber[ikri: Kurang adjar dia. Akan tetapi apa sebabnja pandagan tadjam orang jang positif tak menimbulkan kedjengkelan? Hal ini disebabkan karena sesungguhnja ia tak memandang anda akan tetapi hanja membiarkan anda mengagumi pandangan-matanja jang kuat dan tadjam itu. Dan rasa kagum inilah Langkah pertama untuk menuruti kemauannja. Anda hanjut dalam gelombang pengaruhnja. Manusia positif itu dengan pandangan matanja jang tadjam telah menguasai Anda.

Rahasia padnangan-mata beserta penggunaan nja akan di djelaskan dihalaman-halaman berikut:

Sudah baran tentu manusia positif menggunakan keistimewaan jand ada pada dirinja. Padahal ia hanja menuruti satu dalil pkpk, jang membuat ia memiliki sifat positif jang mengagumkan itu, jakni : One thing at a time. Jang berarti: Satu soal sekaligus.

Manusia positif  sangggup mengatur pikirannja. Ia tak membiarkan pikirannja mengandung dua hal sekaligus. Disinilah letak tingkah lakunja jang tenang-tenteram dalam pergaulan dan inilah sebab okok dari kesabarannja jang tak terbatas itu. Manusia positif-magnetis tak mentjari kekuatan pada banjaknja soal-soal yang dipikir,sebab ini djusteru memetjah belah peribadinja. Ia membatasi diri. Pikiran-pikiran jang bagaimanapun berfaedahnja akan tetapi jang tidak perlu-mutlak, disingkirkan dari bidan perhatiannja. Memang, manusia positif selalu ramah-tamah dalam mendengarkan pembitjaraan orang lain, akan tetapi ia tidak memasukkannja dalam hati dan pikirannja, ketjuali kalua sungguh-sungguh penting dan berguna baginja. Kadang-kadang timbul kesan bahwa ia menguasai betul soal-soal jang sedang dibitjarakan, meskipun sesungguhnja tidak. Anda akan menganggap dia seorang jang ahli. Hal ini disebabkan karena dalam menghadapi penbitjaraan jang bagaiamanapun ruwet dan msjkilnja, ia tetap tenang serta sabar dan tak pernah terketjoh oleh apa jang dibitjarakan.

Maka djelaslah sekarang bahwa untuk bersikap unggul terhadap orang lain, anda tak usah ahli dalam sesuatu soal  jang sedang dibitjarakan.

Namun tenaga magnetis tak boleh digunakan djika tak sungguh-sungguh perlu. Manusia positif-magnetis memberi kesan bahwa ia bisa bebuat banjak, meskipun kemampuan itu tak selalu di pergunakan. Dan anda tetap mengagumi dia. Anda tetap pertjaja akan keahliannja. Dan pada suatu saat manusia positif itu akan bertindak sesuai dengan kepentingan dirinja.

Meskipun demikian, manusia pistif tak mau berbuat sewenang-wenang. Tindakan serta putusannja sangat bersahaja dan mudah sekali dipahami oleh orng lain. Ia mengambil keputusan setelah menimbang soal sebaik-baiknja. Akan tetapi sekali ia mendjatuhkan suatu keputusaan makai a singkirkan segala pikrian jang taka da sangkut-pautnja dengan keputusannja itu. Ia tak bertanja kepada dirinja: Apa kata orang lain, senangkah mereka atau djengkelkah mereka? Jang penting baginja ialah: Apakah faedah jang ia bisa dapat dari tindakannja itu, dan bagaimana faedah ini bisa ia pergunakan untuk mentjapai tudjuan jang sudah ditetapkan.

Manusia positi tidka menghiraukan pudjian orang lain. Pudjian-pudjian itu tak diperlukan karena ia sedemikian jakin akan diri-sendiri dan akan kebaikan maupun kebenaran jang dilakukan, sehingga pudjian(dan tjelaan) tak mempengaruhinja sama sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories